Archive for the ‘Hari ini…’ Category

Kalian seperti aku gak ??

tiap pagi seperti terompet, membangunkan tiap anggota keluarga dari lelap tidur ntuk segera mandi. Karena selalu….rebutan kamar mandi ato ada pertengkaran di depan pintu kamar mandi.

Kalian seperti aku, gak ???

selalu berkicau hanya karena sampah dapur lupa dibuang oleh si sulung ato baju-baju kotor teronggok di setiap sudut kamar.

Kalian seperti aku, gak ???

merasa dikejar target waktu layaknya kerja diburu laporan harian, mingguan dan bulanan. Agar anggota keluarga sudah sarapan saat berangkat kerja & sekolah.

Kalian seperti aku, gak ???

menyapu, mengepel, mencuci kaos kaki yang selalu saja dekil. baju seragam kerja & sekolah yang perlu disikat bersih2 di bagian krah & lengannya. Ato menyimpan kembali sabuk yang masih saja terpasang di celana.

Kalian seperti aku, gak ???

tiap hari memungut & menyimpan lagi handuk-handuk bekas pakai mandi tiap anggota keluarga ???

Kalian seperti aku, gak ???

bingung mengatur menu untuk esok, agar tak terlambat menyiapkan sarapan. Yang cepat saji tapi tak meninggalkan gizi.

Kalian seperti aku, gak ???

merasa lelah
merasa tidak berhasil membuat disiplin anak2
merasa sendiri

Plis, deh, jangan sarankan aku untuk berikhlas ria (lagi).
jangan hujami aku dengan kata manis & merdu untuk bersabar.

Inilah perempuan
Inilah istri
Inilah mama

capek dweeehhh…..:p

Iklan

Gak ada tantangan, heboh pengin ada…
Dapat tantangan, bosen habis…

Horeeee….aku bingung !@#$%^&&*(()

biasanya aku tahu yang kumau
kali ini aku mau tapi gak tahu apa yang kuinginkan

kata sahabat, break dulu…
biasanya klo break, malah betah dieeemmmmm….
bisa mati gaya
bisa males n susah staternya lagi

Horeeeee….aku bingung!@#$%^&*()

HARI IBU

Posted: 22 Desember 2010 in Hari ini...
Tag:,

semua status di jejaring sosial, judul e Happy Mother Day…

bukannya gak seneng, bukannya apatis…kalo dirasa sih, jadi ibu memang GREAT. terasa sakitnya, lelahnya pun bahagianya.

rentang ingatan yang q gelar pada tanggal 22 Desember ini, rasanya NOTHING tentang ibu. Bukan karena q tak punya ibu. Rasanya, aku punya banyak ibu, karena semua ibu teman q adalah ibu q. sosok ibu q sendiri, hanya samar…

yang terekam jelas Emak adalah ibu q. karena yang aku tahu rasa diasuh & diasih y, dari Emak. Kekurangan Emak ditutupi oleh kelebihan Bapak. Walau ada rasa “kurang” dari pengasuhan Emak, tertutup oleh keikhlasan beliau dalam merawat q.

setelah jadi ibu pun rasa GREAT gak terasa, karena masih banyak kekurangan dalam merawat & membimbing anak2.

Apapun, SELAMAT HARI IBU…

Saat sekolah dasar dulu, seorang guru yang amat sangat q hormati, selalu mengingatkan dengan keras saat beliau memanggil salah seorang dari kami untuk maju ke depan kelas. Beliau selalu bilang dengan keras, “Aja nglinguk !!!!”. Maksudnya jangan menengok, hihihi…kami selalu punya kebiasan menengok ke belakang saat seorang teman dipanggil untuk maju mengerjakan soal atau melakukan kegiatan lain di depan kelas.

Sebenarnya hanya kebiasaan saja, tapi hampir seluruh kelas yang duduk di depan terutama, selalu melihat ke tempat duduk teman yang dipanggil. Untuk yaahh…cuma ngeliatin doang, sih, sampai si teman ke tempat tujuan, hehehe….kadang-kadang teman yang punya keberanian, selalu ‘njawil’ muka ato kepala teman yang ngeliatin dia beranjak dari duduknya, hahaha….Hampir seluruh kelas melakukan hal yang sama.

Pak Guru ini selalu geleng-geleng kepala melihat kebiasaan kelas kami. Katanya, apa sih, yang diliat oleh kami ??? lah, wong tiap hari tiap saat kami selalu tahu keberadaan teman kami.
Kebiasaan yang tidak kami sadari dan entah dimulai sejak kapan.

Kata Pak Guru, selain tak ada manfaatnya, malah bikin grogi teman yang dipanggil maju ke depan kelas. Naaahh…kalo yang ini (bikin grogi) adalah hal yang mengasyikkan bagi kami, kaum lemah (wkkkkkeeekkkkk) kalo yang dipanggil adalah teman-teman yang bisa disebut jagoan. Bagaimana tidak, kami bisa meleletkan lidah sekedar meledek yang tentu saja menambah grogi si jagoan (yang keok) kalo dipanggil guru ke depan kelas. Urusan nanti dibalas pas istirahat, y, nanti sajalah….

Pengalaman saat kecil ini begitu membekas. Sampai sekarang, aku jarang menengok eehhh…lebih tepatnya menonton hal-hal yang terjadi di depan mata. Kemarin, saat jemput anak-anak, ada sebuah kebakaran. Aku tak tahu persis apa yang terbakar & penyebabnya. Yang jelas, aku bolak balik membunyikan klakson motor karena seorang tukang bubur dengan gerobak di boncengan motornya bolak balik melihat ke TKP. motornya zigzag, karena membagi konsentrasi pegang motor dan keseimbangan gerobaknya. Tapi tetap saja matanya gak lepas dari kebakaran yang dikerumuni banyak orang ini. Dengan tidak sabar, aku klakson panjang…karena dia berhenti di jalan yang hanya setengah badan jalan saking banyaknya penonton kebakaran ini.

Haaayyyyyaaa…jadi ingat masa kecil di sekolah dasar ini. Ternyata kita lebih suka menonton kejadian yang ada di depan mata. kebakaran ditonton, kecelakaan ditonton, sampai kerusuhan pun ditonton….hhhhmmmm….
Ntah dimana asyiknya y ???? kalo ikut ketimpuk waktu ada kerusuhan dan luka trus gegar otak trus lumpuh dan seterusnya, sapa yang menanggung ??? trus yang kebakaran butuh pertolongan air tapi susah dapatnya tapi sempit karena banyak yang nonton ketimbang yang nolong, habis dah…..yang kecelakaan kali aja kehabisan darah dan butuh pertolongan, malah ditonton, beeeuuuhhhhh…..lebay dot com.

Kita memang lebih suka menonton daripada menolong……:(((( gejala apa ini ??? empati yang mulai memudar ???? ntahlah….yang jelas, aku gak suka menonton karena tanpa ditonton pun betapa aku merasakan susahnya orang yang sedang mengalami bencana sekecil apapun. Kata teman, sapa tau yang kecelakaan teman atau tetangga atau saudara ???? Tapi haruskah menonton ????? sekilas pun kita akan tahu (hehehe…emang punya telepati ???)

waduh, mbuhlah….@_@

Tantangan…

Posted: 20 Oktober 2010 in Hari ini...
Tag:,

Mencoba sesuatu hal yang baru memang menyenangkan…terasa sekali tantangannya. Dulu….saat masih duduk di bangku SMP pernah belajar bagaiman merajut. Sayang banget, yang ngajarin tanggung bisanya, yang diajari jadi mualesz, hehehe….

Saat rutinitas rumah tangga membuat ku jenuh, mencoba merajut lagi kenangan masa lalu sekaligus merajut tantangan untuk memanfaatkan waktu luang setelah pekerjaan rumah selesai. Jadilah merajut menjadi bagian hidupku. Yaaaahhh…belajar lagi dari nol, mencoba motif demi motif…untuk memaksimalkan hari dalam hidup. semoga tetap menyenangkan…..

Hari ini, acara perpisahan Aa Yong, dilanjut rapat ortu mo komite n sekolah. Intinya sekolah menyerahkan kembali anak2 setelah 6 tahun belajar di SD. Trus soal pendaftaran kolektif ke SMP oleh sekolah.

Sekolah menerima pendaftaran kolektif dengan 2 pilihan sekolah.

Untuk nilai, sebenarnya Aa gak beban banget. dengan NEM 27,00 sebenarnya bisa diterima di sekolah favorit. Tapi…kok, aq gak begitu yakin dengan sekolah favorit di tanah air ke-2 ini, yakkk ??? favorit dengan fasilitas, tapi kok, hasil UAS tahun ini jeblok banget, malah cenderung parah. Belum nada2 sumbang berbagai biaya ekskul dan pelajaran (fotocopy diktat dll). Memang sudah jamak selain harus beli buku dan seragam. Tapi sebenarnya favorit yang bagaimana ???

Rasanya gak adil harus membandingkan sekolah favorit jaman sekarang dengan sekolah favorit jaman ku dulu. Tapi gak ada salahnya kita sebagai ortu jeli melihat calon sekolah tempat anak kita menuntut ilmu.

Apapun, hanya 1/4 waktu anak2 kita di sekolah, tapi sangat bikin khawatir…(maklum, mak-mak). selebihnya memang di rumah, tapi justru yg sebentar ini bisa mempengaruhi anak2 kita…karena berada di quality time, huuuhhh…

Aa UASBN

Posted: 5 Mei 2010 in Hari ini...
Tag:,

santai, gak punya beban…laahh..gitu dweh si sulung. Padahal mak e mpot2 an, mikirin berhasil gak nya…

Seingatku, dulu orang tua gak begitu khawatir aku mo ujian akhir. Karena memang dari sekolah ada kelompok belajar, buku babon nya dipelajar secara bergilir dstnya.

Mengherankan…selama duduk di bangku kelas 6 ini, TO cuma sekali dari sekolah…

Anaknya santai pula dalam belajar. Main bolaaaaaa…aja yang dipikirin.

Duuuhhh..repotnya jadi mak2…